Senin, September 15, 2014

KEGIATAN BINTEK CALON PELATIH PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013


Hari ini, Senin tanggal 15 September 2014 adalah hari pertama kegiatan Bintek Calon Pendamping Kurikulum 2013 di Denpasar Bali. Kegiatan ini merupakan kegiatan berskala nasional yang akan berlangsung selama 5  hari di Hotel B Jln Imam Bonjol No. 508 Denpasar Bali. 

Tujuan umum pelatihan ini adalah menguatkan implementasi kurikulum 2013. Sedangkan tujuan khususnya antara lain memberikan fasilitasi, konsultasi dan supervisi dalam implementasi kurikulum 2013. Tugas para peserta sekembalinya dari Denpasar adalah memberikan pelatihan kepada para Kepala Sekolah yang akan mendampingi rekan-rekannya di Kab/Kota. 

Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menyelesaikan permasalahan yang menjadi kendala dalam implementasi kurikulum 2013. Peserta kegiatan ini berjumlah 241 orang yang berasal dari Jateng, Jatim, DIY, DKI, Banten, Bali, NTB, NTT, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Kalteng dan Kalut. 




Saya dan Pak Darsono  (Kepala SMPN 1 Wonopringgo) berangkat pada hari Minggu tanggal 14 September 2014 pk. 09.00 dari bandara Ahmad Yani Semarang. Ini adalah pengalaman pertama kami naik pesawat. Selama 1 jam perjalanan, kami menyaksikan pemandangan yang sungguh sangat indah sekali dari udara. Dari ketinggian, saya melihat betapa indahnya pemandangan alam di atas Jawa Timur. Jajaran Pegunungan dan gunung yang dengan  kawahnya terlihat sangat indah. Ya Allah betapa Agungnya Engkau menciptakan semua ini. Selama satu jam perjalanan, saya sering bergeser ke sisi kanan dan kiri pesawat untuk menikmati pemandangan alam. Untung 10 kursi di bagian belakang saya kosong. Pesawat mendarat di Ngurah Rai pk. 10.00 WIB atau 11.00 WITA. Dari bandara kami langsung menuju Hotel B. 

Karena bintek akan dibuka hari Senin,  maka waktu senggang ini kami manfaatkan untuk menjadi turis lokal. Minggu jam 14.00 WITA kami pergi ke Pantai Kuta sedangkan Senin pagi, kami pergi ke Denpasar Kota. Sengaja kami berpesiar dulu karena kami berpendapat seusai Bintek biasanya tak ada waktu lagi untuk berjalan-jalan. Peserta sudah cepat-cepat pada ingin pulang.